Hal ini, dirasanya sangat berbeda dengan elektabilitas capres lain yang menurut Ical malah menurun. "Kan naik terus, paling tinggi sekarang. Yang lain turun, saya naik," kata Ical yang juga akrab dipanggil ARB, seusai menghadiri open house di rumah Jusuf Kalla, di Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2013).
Ical menilai, kinerja mesin partai sudah maksimal untuk meningkatkan elektabilitasnya. Jika ada pihak yang mengkritik mesin Golkar atau pribadinya, Ical meminta mereka melihat tren kenaikan elektabilitasnya. "Kalau lihat survei itu jangan dilihat satu saat, tapi bagaimana trennya. Satu-satunya capres yang naik (elektabilitasnya) saya, yang lainnya turun," kata Ical.
Ketika disinggung penetapan calon wakil presiden untuk mendampinginya, Ical mengaku belum ada. Ia mengaku akan memilih yang terbaik pada waktu yang tepat.
Seperti diberitakan, Ical ditetapkan sebagai capres dalam rapimnas ketiga Golkar tahun 2012. Dalam rapimnas itu diputuskan bahwa Ical diberi kewenangan untuk memilih cawapres setelah berkonsultasi dengan internal Golkar.
Sumber : SURYA Online
